Harry Potter and Half Blood Prince – wiped your tears away hey muggle!

harry potter dan pangeran berdarah campuran

Sutradara :David Yates
Prodser : David Heyman, David Barron
Penulis Naskah : Steve Kloves
Novel: J. K. Rowling
Pemain : Daniel Radcliffe, Rupert Grint, Emma Watson, Michael Gambon, Jim Broadbent, Alan Rickman, Tom Felton, Helen McCrory

Saya lupa kapan terakhir kali membaca buku Harry Potter untuk edisi ini. Kalau tidak salah ingat minjam punyanya Memey. Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran. Sebuah buku yang menjadi titik klimaks menurut saya. Semua perjalanan Harry di Hogwarts akan mengalami banyak hal tidak disangka dan mengantarkan kisahnya untuk ”the final duel” antara Harry Potter dan Voldemort di buku ketujuh.

Kapan terakhir saya nonton Harry Potter? Ini pertanyaan yang tidak bisa saya jawab juga. Karena saya adalah orang yang tidak suka menyaksikan buku yang difilmkan. Apalagi untuk buku sekelas Harry Potter. Kenapa? Hey! Saya pemimpi! Saya sudah memiliki semua gambaran dari buku-buku tersebut di kepala saya. Tanpa ada orang yang harus menganggunya dengan image punya dia. Jadi saya adalah orang terakhir yang menonton film Harry Potter mulai dari edisi pertama. Itupun nontonnya di televisi!

Lantas apa yang menyebabkan saya menonton film ini di hari pertama penayangannya? Dimana semua kabar dari beberapa kota bahwa antrian Potter mencapai 1 kilometer? Ada Umbridge yang memaksa saya nonton. Daripada kena kutukan AdavraKedavra. Baiklah saya ikut!

Kalau dari sisi cerita mungkin semua orang sudah tahu bagaimana kisah Harry dalam buku keenam ini. Siapa itu sebenarnya Pangeran Berdarah Campuran, bagaimana nasib keluarga Weasley selanjutnya, siapa saja yang tersisa dari Orde Phoenix, bagaimana hubungan Harry dan Ginny, ataupun kisah keluarga Malfoy. Ehm, kecuali kau muggle tentu saja. Menurut saya? Film keenam ini hanya setengah saja menggambarkan bukunya. Ada beberapa peristiwa penting yang sudah tercover dengan baik oleh sang sutradara. Adegan ramuan cinta, kisah Harry dan Pensieve milik Dumbledore, sampai adegan mereka di danau beserta para Inferi. Yang menjadi masalah adalah para muggle yang nonton! Sudah pernah baca belum sih? Kok tidak ngerti Luna itu siapa! Puff!!!

Dari deretan cast yang membintangi, siapa yang bisa menghilangkan image Daniel Radcliffe, Emma Watson, Rupert Grint sebagai Harry, Ron, dan Hermione? Jajaran cast yang kuat bisa menggambarkan alur cerita yang dibangun sejak awal. Saya pun salut dengan Malfoy! Letupan emosi yang ditampilkannya begitu bagus, sesuai dengan image yang ingin digambarkan.

Apa yang menjadi masalah saya? Hmm, film ini seharusnya sedih. Film ini seharusnya bisa membuat dada saya membuncah. Apalagi ketika adegan Dumbledore meninggal. Tapi ramuan Liquid Love rasanya terlalu membanjiri film ini dari awal sampai akhir. Roman percintaan yang ditonjolkan lebih banyak. Harry cinta ini, Ron dengan itu, Hermione dengan ini, Ginny dengan siapa, capek! Disini saya kurang merasakan bagaimana kesedihan Harry dan Hogwarts akan perginya salah satu penyihir terhebat. Bagaimana Harry memutuskan untuk mencari Hocrux sendirian, juga bagaimana jajaran kementrian, Orde Phoenix, menerima kematian Dumbledore. Plus satu lagi yang missing adalah ”Pangeran Berdarah Campuran” yang menjadi tagline nya tidak dijabarkan dengan jelas. Mengapa sampai ada julukan ini, dan kenapa Snape berperan penting untuk buku ketujuh. Maaf, pesannya tidak sampai!

Saya juga lumayan kecewa dengan visual efek dalam film ini. Terlalu standar! Mengingat saya baru saja menonton Harry Potter seri keempat di televisi beberapa hari yang lalu, dimana Lapangan Quidditch, Danau dan Hogwarts di visualisasikan dengan begitu indahnya. Oke, tarian api milik Bellatrix dan Dumbledore memang keren, tapi selebihnya tidak ada yang istimewa dari segi visual. Apalagi mengingat dalam film ini lebih berpusat pada cerita Harry dan Dumbledore, dan adegan duel tongkat sihir jarang terjadi.

Overall, silahkan menonton film ini kalau ada sudah termasuk taraf Potterholic seperti Umbridge yang memaksa saya ikut nonton, plus silahkan membaca (atau minimal nonton) dulu seri pertama sampai kelima Harry Potter. Kalau tidak ada akan keteteran dan terengah-engah selama mengikuti film ini. Bagi yang belum membaca bukunya akan bingung dengan alur ceritanya (terbukti dengan beberapa Muggle di belakang saya yang hanya bisa mengeluh selama film berlangsung karena tidak mengeratahui esensi filmnya). Saya hanya membayangkan bagaimana perasaan orang mengantri sepanjang 1 kilometer itu yah? Karena bagi saya, film ini kurang pantas mendapat apresiasi sebesar itu. Selamat pagi semuanya!

Trailer Film Harry Potter and Half Blood Prince

Lomba : Internet Sehat Untuk Keluarga

Tadi saya sempat ngobrol dengan Kak Eda, katanya untuk bulan ini promo Delta n friends bakal membahas mengenai blog! yah, bagaimana kaitan antara blog dan pendidikan di keluarga.


Kalau ingin ikut, ini dia persyaratannya.

Judul : Internet Sehat untuk keluarga
- Pengalaman menarik di internet
- Ajakan menjauhi Narkoba
- Ajakan mengurangi Global Warming

Yang di Nilai
-Orisinalitas Blog
-Kreativitas/keunikan memiliki konsep Edutainment
-Bahasa penulisan Blog : Komunikatif, enak dibaca dengan alur cerita mudah dimengerti
-Value/ nilai manfaat dan content blog
-Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat
Pendaftaran :
- 10 Juli s/d 30 Juli

Pengumuman Pemenang
1 Agustus 2009, 17.00 Wita, Telkom Cyber Centre

informasi : 0411- 420999, 0411- 421510, 081342066238

What is your dream car?

2:51 PM , | Posted by iQko
Yeah, I perceive this is the average of 2009. Some of my resolution is already done. From work, friends, family. Sometimes the resolution is not traveling well. At diminutive I try my best. And plan my plan one by one.

There’s one plan that I just can imagine. I ambition my dream car. A lamborghini. Why I declared is just a dream? It’s not simple to get it, even plan for 20 years. Maybe I can get it, with a jackpot from coffer maybe. Or maybe I can use the 2010 mercedes benz for my next resolutions? Well, about it just a plan. I still remember how's my father always told me that a guy must have their own car. With their own money. Why was that important? Because when you decide to have your own car, it means you already know about the oil, the engine, how to fix you car when it's broken.

One alternative that you can buy is a hybrid car. Why? This is the next big thing in the world. Because the global warming is became more dangerous. Nowadays in each country we can see all the government says we must reduce the pollution. I Have read the hybrid car review, and it sounds good. You can use it as your daily car without worry about the pollution.

So how about your dream car? Is it just to be dream? Just wake up and chasing that dream!

Track Review : Daniel Merriweather Feat Adele - Water And Flame

Artist : Daniel Merriweather Feat. Adele
Title : Water and Flame

Album : Love and War


Oke silahkan angkat kaki kalau ada yang tidak mengetahui seberapa bagus vocal Daniel Merriweather ketika bekerja sama pada tahun 2007 dengan Mark Ronson lewat track “Stop Me” untuk album “Version” miliknya. Tahu Mark Ronson kan? Orang yang sering membuat dan memproduseri track-track keren dari tangan dinginnya. Kerja sama mereka dimulai sejak tahun 2003 lewat kompilasi Here Comes The Fuzz dimana Daniel menyumbangkan satu lagu yang berjudul She’s Got Me. Penghargaan ARIA Award (nih setara Grammy di Australia sana) berhasil diembatnya. Tahun 2004 ada lagi track City Rules yang menjadi airplay juga dimana-mana.

Love and War merupakan debut album dari Daniel Merriweather yang akan dirilis oleh Marlin Records di Australia. Di Amerika hak edarnya diberikan kepada J Records pada bulan April 2009. Announcement mengenai album ini sudah diekspos besar-besaran dari tahun lalu. Tepatnya pada tanggal 31 Oktober 2008 melalui East Village Radio Show milik Mark Ronson. Dampaknya? Ketika track ”Change” dirilis sebagai track andalan, langsung menduduki posisi 8 di chart musik Inggris.

Kita tidak akan membahas track ”Change”, tetapi ini adalah single lain dari album Love and War. Mungkin ada yang ketawa pas melihat judul track ini. Kok mirip lagunya Naif yah? Air dan Api. Tapi track ini tidak menawarkan suasana ceria seperti yang digambarkan oleh kelompok Naif tetapi track kelam gabungan vocal Daniel dan Adele.


Saya sendiri bisa mengklaim track ini bisa menang ketika dibandingkan dengan No Air milik Jordin Sparks dan Chris Brown. Perpaduan vocal Adele dan Daniel begitu sempurna! Track ini dengan begitu indahnya menceritakan tentang sebuah hubungan yang telah hancur. Salah satu kekuatan sebuah lagu adalah apabila dia bisa bercerita. Yang mendengarkan bisa mendapatkan makna dari lagu tersebut. Track ini salah satunya yang mempunyai kemampuan storytelling yang besar.

Sang cowok yang diperankan oleh Daniel tidak bisa melepaskan bayangan sang cewek. Walaupun telah seminggu berlalu tetapi yang ada dipikirannya adalah bagaimana keadaan sang cewek. Dia berusaha dan berusaha terus menelponnya,

I'd settle for a busy tone,
At least that I'd know that you're okay.


Di bagian kota yang lain, sang cewek diperankan oleh Adele merasa terjebak dengan kehampaan di rumahnya sendiri. Salah satu cara untuk melupakan sang cowok adalah dengan minum dan mencoba mabuk. Berharap dengan cara itu bisa menghilangkan bayangan nama sang cowok.

I need a drink to get me out.
A couple more til I forget your name.


Klimaks dari kisah ini ketika mereka bertemu di pertengahan track dan mencurahkan apa yang mereka rasakan. Apakah memang mereka seperti Air dan Api? Tidak bisa bersatu? Sepertinya iya. Karena penghayatan yang dibawakan oleh keduanya membuat saya merinding. Siapa yang tidak mengetahui Adele? Satunya pemenang Grammy plus satunya lagi pemenang ARIA award. Track ini menjadi semakin indah ketika mereka bertemu di refrain bagian kedua. Keduanya saling bersahutan menjawab pertanyaan satu sama lain. Vokal mereka begitu kuat tetapi mereka bernyanyi tanpa ada kesan ”bertanding” siapa yang paling bagus. Chemistry yang dibangun mengenai karakter ”Water” dan ”Flame” menjadi tuntas lewat bagian ini. Ini adalah kolaborasi terhebat menurut saya.

Official website : http://danielmerriweather.com
Myspace : http://myspace.com/danielmerriweather

Ps : tolong jangan ingat video klip dari Glen Fredly Feat. Dewi Persik yang Hikayat Cinta pas denger track ini yah. Takutnya jadi ilfil...

Raise your concentrate with playing golf

Sounds ridiculous? Maybe yes, maybe now. There’s a lot of kind sports that can help you raise the concentrate. For example playing chess or golf. You don’t have to go anywhere. Just sit with one of your friends, and begin the brain war. Some people say this is dumb, but trust me, the chess player always great in strategic game.

Golf is one kind of sports that can help you more concentrate too. Because I can’t playing chess. So I just go the golf field, bring the clubs, grab your bag, and enjoy the sun. I have a lot of fun here, to see the grass, enjoy the laugh, and talk to a lot of friends.

Next question is, how the golf can help you more concentrate? First you must carefully with your first hit. It helps you to find the hole. The more you concentrate, the skill and the power is become one. You didn’t listen for anyone just focus to the hole.

And you must know the calculation from hole to hole. So you didn’t get tired so soon. You know when you have to boost your power, and the time you play slow.

One things that you must remember is prepare your shoes and shirt. Because you’re going to be under the sun for all day long. Always using the sun block too. It’s not funny when you can raise your concentrate with playing golf, and then you got faint because the sun heat.

It’s time to change, to get a better life.


Nope, ini bukan cerita mengenai power rangers. Ini bukan mengikuti pula slogan Obama. Saya hanya ingin berubah. Meninggalkan banyak gaya hidup yang selama ini telah saya jalani. Saya sadar bahwa saya tidak akan kemana-mana, ketika jalan ini masih saya tempuh.

”even we are in the right track, maybe someday you will realize that the right track has been changed”

Minggu ini kesehatan saya drop (lagi). Hebat! Catatan saya dipuskesmas kemarin bahwa dalam 2 bulan terakhir saya sudah 3 kali masuk dan meminta resep obat! Gejalanya? Sama semua. Dehidrasi. Kelelahan. Gejala demam. Sekarang yang paling parah, kolesterol dan gejala gula. Huhuhuhu. Rasanya ingin mengutuk dan menghancurkan diri sendiri saja. Semua ini karena saya sendiri sangat memanjakan diri. Tidak melihat apa yang masuk ke dalam tubuh. Semuanya diembat! Padahal saya masih ingat satu statement, bahwa sebenarnya rasa nikmat itu hanya berlangsung sepanjang 5 cm di dalam leher. Selanjutnya adalah racun!

Saya masih ingat dengan jelas perjalanan minggu lalu. Mulai dari perjalanan senang-senang yang mengantarkan kita kepada semua makanan enak. Sate, ayam goreng, mie ayam. Begh! Kalau saya pikir lagi sekarang, kok mengerikan sekali yah! Apalagi ditambah tidak ada olahraga. Bertambah jadilah semua penyakit itu menggerogoti dari dalam. Selalu pulang tengah malam, kurang istirahat, plus stress yang melanda.

Mudah lelah, selalu ingin tidur, hmmpph! Padahal saya sudah berniat untuk memulai hidup yang lebih sehat! Tapi memang begitulah manusia. Selalu menyesal di belakang. Saya sudah membeli 2 jenis teh, teh hijau dan teh hitam. Apel satu kilo. Quaker oat juga. Semuanya sudah lengkap. Tapi memang saya mesti dikalahkan dulu oleh sakit. Untuk kembali menyadarkan bahwa untuk sakit itu tidak enak. Terpaksalah selama dua hari saya hanya berbaring saja di tempat tidur. Mencoba mengingat dan bersemangat untuk menjalani hidup yang lebih baik lagi.

Hari senin, 6 Juli 2009 merupakan hari pertama saya melakukan resolusi itu. Untuk memulai hidup yang lebih sehat lagi. Hari sabtu kemarin saya sudah banyak ngobrol dengan Alfie, mungkin kami akan lari setiap 2 kali sepekan di lapangan unhas. Sekedar membakar kalori. Saya juga sudah berencana untuk mengikuti latihan renang. Untuk gaya? Bukan. Setidaknya ada pelarian untuk tetap menjadi sehat. Selain itu tidak ada makanan berlemak lagi dalam minggu ini. Kalau minggu depan sih oke! Hehehe. Porsinya saja yang dikurangi. Kalau dulu saya bisa memakan porsi daging setiap hari selama seminggu, sekarang dikurangi saja. Diperbanyak di ikan plus tahu tempe. Sayurannya juga. Buahnya juga. Waduh! Bakalan menjadi herbivora lagi nih!

Sekarang saya juga berusaha untuk membiasakan bangun subuh. Sering malu juga sih sama diri sendiri. Shalat subuhnya selalu keteteran karena bangun di jam 6 pagi. Padahal tidur sudah dari jam berapa. Mungkin persepsi ini masih tertanam kuat di dalam kepala saya, bahwa tidur itu harus 8 jam. Padahal walaupun tidurnya Cuma 5 jam tapi berkualitas justru itu yang lebih baik. Ditambah memang gaya hidup yang buruk, sempurnalah sudah sifat pemalas itu! tadi pagi saya sudah mencobanya. Bangun jam 5 subuh, sholat, plus jalan mengitari jalan dangko. Rasanya enak! Ini akan menjadi program harian. Jalan minimal 2 kilo sehari. Seperti dulu lagi.


Satu hal lagi yang mesti dirubah adalah persepsi saya mengenai kerjaan. Saya masih teringat perkataan Vita sewaktu kami melakukan ”heart conversation”. Sebenarnya passion saya dimana? Saya paling menikmati kerja dimana? Begitu pula sewaktu kumpul bersama Bunda, Uchk, Patrick, dan Fafa. Semuanya terlontar dengan begitu jelas. Sekarang semuanya harus fokus. Sudah tidak bisa maruk lagi, mau kerja ini, kerja itu. sudahlah. Semua orang sudah punya jatahnya. Sekarang tinggal pilih kerjaan mana yang paling diinginkan setelah itu fokuslah disana. Fokus akan membantumu merasa nyaman dan tidak stres dengan kerjaan kamu.

Saya tahu bahwa saya masih merasa bodoh. Kenapa? Saya terbiasa untuk beredar dan bergaul di banyak dunia. Ini sudah terbawa sejak jaman kuliah dulu. Saya beredar di bibli, menjadi volunteer di rumah kamu dan Sokola. Menjadi penyiar radio. Menjadi kontributor di portal musik, mengambil mata kuliah Public Relations. Ingin kuliah di luar negeri. Tapi sekarang merasa terjebak di marketing perusahaan online.

Saya masih ingat perkataan yang saya jabarkan untuk Fafa. Mungkin karena saya ingin membuat semuanya seimbang. Saya tetap bergaul disana, berada disitu, pergi kesini, hasilnya? Saya banyak link. Oke. Saya banyak pengetahuan. Oke. Tapi tidak semuanya saya fokus. Semuanya hanya berada di permukaan saja. Saya mau jadi volunteer, tapi sebagian hati saya masih ingin jalan di mall. Saya mau jadi penyiar radio, sebagian diri saya masih ingin bebas. Bodoh! Saya pun sebenarnya sudah mempunyai jawaban untuk semua statement itu. Saya membuka banyak jalan supaya mempunyai banyak jalan kabur ketika salah satu dunia itu runtuh dan menjadi tidak aman. Saya bisa bergaul di bibli selama seminggu penuh, tapi setelah itu saya akan balik ke spice boys lagi. Itulah yang terjadi. Saya tidak akan pernah konsen di satu titik dan perhatian saya selalu terbagi.

Perjalanan ini sebenarnya membuat saya lelah. Saya ingin dikenal sebagai apa? Sebagai blogger kah? Sebagai penyiar radio? Sebagai volunteer? Sebagai Public Relations? Sebagai pengejar beasiswa? Mau saya APA? Pertanyaan inilah yang pelan-pelan membawa saya kepada kesadaran mutlak. Bahwa saya harus memilih. Tidak bisa lagi masuk ke banyak dunia. Memang enak, memang bagus, tetapi saya tidak akan pernah total mengurus satu dunia. Karena perhatian yang selalu teralihkan.

Saat ini saya sudah memutuskan. Bahwa mimpi saya sebagian akan saya tanam perlahan. Niat untuk menjadi volunteer cukuplah dilakukan oleh orang lain. Mungkin saat ini saya tidak bisa membantu dalam bentuk tenaga. Mudah-mudahan besok saya bisa membantu dalam bentuk lain. Niat untuk serius di radio perlahan saya simpan dulu. Tidak usahlah terlalu terbebani dengan beban bahwa 5 tahun di radio akan menjadi sia-sia. Tidak akan yang sia-sia. Toh dari radio juga saya belajar untuk pede dan menghargai diri saya sendiri. Kalau memang jalan saya disana, pasti akan kembali juga. Niat saya untuk memburu beasiswa S2 saya simpan dulu. Sampai saya mempunyai jawaban, apa yang akan saya lakukan setelah S2? Kalau hanya untuk berjalan-jalan menikmati luar negeri, percayalah mimpi itu akan datang dengan caranya sendiri. Sekarang saya ingin fokus di dunia marketing online. Berusaha membangun mimpi bahwa saya bisa membantu banyak orang di dunia ini. Sambil belajar terus bagaimana menulis yang baik. Menjadi blogger yang bagus. Sambil memikirkan bagaimana menjadi seseorang yang lebih baik. Saya lupa satu hal, bahwa terkadang kita harus mengambil jalan lain untuk meraih mimpi. Selama kita masih terbayang-bayangi oleh banyak jalan lain, kita akan selalu bimbang.

Saatnya sekarang memilih satu jalan. Fokus kedepan. Toh, kalaupun dunia itu akan goyang, jalanannya rusak, jalan saja. Tidak perlu melarikan diri. Kita akan belajar berdewasa didalamnya. Dan diujung jalan itu akan ada mimpi yang selalu kita cari.

*ya Rabb, tolong perkuat hati ini supaya bisa ikhlas dan tetap fokus pada mimpi yang ingin dicapai. Sesungguhnya diri ini hanya manusia yang lemah yang akan terus berjuang sampai titik darah penghabisan.

image ngembat dari sini dan sini

Semoga yang terbaik yang menang!!!


Menyimak perjalanan politik beberapa hari sebelum pemilihan umum presiden rasanya seperti melihat panggung sandiwara yang besar. Dimana lakon demi lakon terus dimunculkan untuk membuat situasi menjadi lebih kisruh. Dari dulu saya paling malas membahas masalah politik. Bukan menghindari, cukuplah mengikuti dan tahu apa yang terjadi dengan peta politik Indonesia. Masih banyak orang yang berkompeten berbicara mengenai hal itu.

Tapi pernyataan Alfian Mallarangeng selaku Juru Bicara Kepresidenan juga Tim Kampanye Nasional pasangan SBY-Boediono telah membuat riak yang begitu terasa di Sulawesi Selatan. Di Makassar pun, riak itu lebih terasa lagi. Saya masih mendapati sisa-sisa pendemo yang menggunakan truk tronton di depan Monumen Mandala. Spanduk yang mereka tuliskan pun cukup jelas, ”Kami Warga Sulsel Tidak Terima Penghinaan Mallarangeng Bersaudara” pun saya masih melihat juga ratusan polisi yang berjaga di depan kantor Demokrat di jalan Sudirman. Mendadak saya menjadi sedih, ada apa dengan negara kita? Pantaskah ini disebut sebagai pesta demokrasi? Dimana hak kita sebagai warga negara?

Yang menjadi persoalan tentu saja statement yang dikeluarkan oleh Alfian mengenai Orang Sulsel yang belum pantas menjadi presiden. Pernyataan ini seakan menohok perasaan orang Sulsel. Apalagi dilakukan di kampung sendiri. Gelombang penolakan pun terjadi dimana-mana. Dari forum rektor, pengamat politik, sampai rakyat biasa (seperti saya) pun tersinggung dengan dengan statement ini. Apakah memang masalah ras pantas dipersoalkan?

Kemegahan pesta politik terbesar rasanya memang sudah pantas dengan konflik-konflik seperti ini. Toh, seolah-olah masalah kampanye ini dibuat untuk saling mengumpulkan poin. Siapa yang bisa menciptakan euforia besar. Masalah rasis dalam pemilihan presiden kali ini entah mengapa berhembus cukup keras, dimulai dari selebaran mengenai agama istri pak Boediono, Jusuf Kalla yang orang Sulsel, berikutnya apa? Megawati yang perempuan? Huff!!! Sebenarnya apa ujung akhirnya? Ketika melempar isu-isu yang sebenarnya tidak berhubungan seperti ini? Toh presiden akan dipilih berdasarkan kemampuannya, berdasarkan visi misinya, berdasarkan apa yang bisa diperbuatnya untuk negara kita tercinta.

Saya sangat menyayangkan saja ketika ide-ide isu ini dihembuskan untuk membuat suasana menjadi ricuh. Untuk menambah poin. Bisa saja isu-isu ini justru menjadi boomerang dan menohok pihak sendiri. KPU sudah memberikan kesempatan untuk melakukan kampanye terbuka, debat di televisi pun sudah dilakukan. Untuk apa membuat isu-isu yang tidak penting lagi?

Kekhawatiran saya tentu saja ketika pemilihan presiden tanggal 8 Juli nanti telah selesai dan ada yang tidak puas dengan hasilnya. Bisa saja konflik yang muncul sekarang tidak selesai, justru membuncah di saat pemenang telah didapatkan. Menang dari apa? Sementara rakyatnya sendiri justru berperang satu sama lain? Marilah kita sama-sama menjaga kondisi di Indonesia. Mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Tentu yang terbaiklah yang akan menang. Siapapun dia, tentu akan didukung. Toh presiden memang Cuma satu kok!

Nb : ingat yah! Tanggal 8 Juli nanti, silahkan mencontreng sesuai dengan pilihan. Ayo bersama bangun Indonesia!!!

images dari sini

beritanya dapat disaksikan di :
1. Protes Mallarangeng Berlanjut
2. Ribuan Warga Sulsel Protes Mallarangeng
3. Mahasiswa Protes
4. Video Ucapan Mallarangeng

I’m a philatelist, what about you?

4:41 PM , | Posted by iQko

It always fun to see someone chasing their hobbies. Because from a hobby, someone get success from it. Alicia keys is a singer, she get her dream because she usually sing at the church. It’s not an impossible someone get a success just because their hobbies.

There’s a lot of success person that we can see as a example. The question is, what is your hobby? Of course you can’t be like Alicia Keys if you didn’t like to sing. You can’t be like Bill Gates if you didn’t like the internet.

A lot of people think they are Indiana Jones. Find a lot of bullion. Hey! It’s just a movie! Nowadays where you can find a lot of free gold? Or you are a rich man and buy gold for your collection. But this is not a movie, you can start your own hobby with one single thing.

My father always told me to find my own hobby. Nowadays I start to collect the stamps. I want to be a philatelist. Because nowadays it’s hard to see someone going to the post office. I hope someday my collection is going bigger and bigger. The more oldest your stamps of course the value is getting bigger too.

Beside the stamps, you can collect a gold bullion as your collection. I know it’s not easy, but hey, little by little, the more they get bigger. Maybe someday you can buy gold bullion from your money. There’s no one now what gonna happen for tomorrow, so start your hobbies right now and someday you’ll get the success from it!

Tahu Tahwa, oleh-oleh kuliner dari Malang

Berbekal wangsit yang saya dapatkan dan menangkan (halah), akhirnya saya berhasil juga menginjakkan kaki di tanah jawa. Padahal baru saja saya ngobrol dengan sahabat saya, si Ontz, bahwa saya ingin pergi dari Makassar. Even it just for a while. Dan holla! Tampaknya Tuhan mendengarnya, saya akhirnya bisa ke Malang menemani bos yang akan ikut workshop wirausaha muda mandiri. Be careful what you wish for dude!

Jadwalnya sendiri dimulai tanggal 22-24 Juni kemarin. Sudah berlalu 2 minggu. Baru sekarang baru sempat menuliskan apa saja yang terjadi selama perjalanan kemarin. Rencana kami memang sudah harus ada di malang tanggal 22 sore. Jadinya kami berangkat via jakarta, yang ternyata bisa via surabaya! Ckckc. Jadinya kami harus transit selama 7 JAM di Cengkareng. Gosh.

Akhirnya kami bisa tiba juga di Malang. Kota yang kata orang dingin. Well, probably not. Kalau sudah pernah ke Toraja atau Malino, disana lebih dingin. Di Malang saya masih bisa berjalan-jalan tanpa menggunakan jaket. Mungkin istilah yang paling tepat untuk menggambarkan kota Malang adalah sejuk. Dengan banyak pepohonan sampai di pusat kota.

2 hari disana saya tidak sempat mencoba mencicipi aneka jajanan Malang karena jadwal yang memang begitu padat. Hari rabu, 23 Juni, kami seharian di Universitas Brawijaya mengikuti workshop Wirausaha Muda Mandiri. Astamedia sendiri kebagian satu booth untuk mempromosikan apa saja unit usaha kami. Pematerinya hebat euy! Ada Anang, Rhenald Kasali, malamnya ada Gigi. Jadi gak sempat mutar-mutar. Besoknya sudah harus pulang. Padahal saya penasaran dengan bakso bakar yang ada di malang. Huhuhuhu.

Satu kuliner yang sempat saya cicipi adalah Tahu Tahwa. Kebetulan ketika saya jalan-jalan di sekitar hotel kami nginap ada penjual Tahu Tahwa. Dengan segala kepenasaran yang ada, kok banyak banget yang makan yah? Emang apa yang dijual?


Ternyata ini adalah salah satu makanan khas malang. Sebuah sajian yang terdiri dari sari kedelai yang menyerupai tahu, ditambah kuah yang pedas plus kacang goreng. Rasanya? Aneh! Haha! Pertama, kita seperti memakan air tahu yang dipadatkan, dicampur dengan kuah sarabba. Atau karena saya memang yang tidak terlalu suka dengan sarabba kali yah? Kalau kalian tidak tahu sarabba itu apa, ini adalah minuman yang terbuat dari campurann jahe, gula merah, santan yang dimasak bersama-sama. Sedikit menyerupai bandrek katanya. Dengan rasa yang manis dan pedas. Cocok di minum di malam hari. Jadi ketika ditambah dengan sari kedelai, it just akward!

Suapan kedua dan seterusnya saya masih berusaha untuk menikmatinya. Haha! Bentuk penghargaan jugalah dengan mas-mas yang menjualnya. Saya terus menikmati kombinasi manis+pedas+lembut dari tahu tahwa ini. Apa yang membuatnya terasa aneh? Karena mungkin sudah terpaku dalam pikiran saya bahwa kalau minum sesuatu yang ”pedas” seperti ini hanya bisa dilakukan di malam hari. Pada saat udara sudah dingin dan butuh penghangat tubuh. Tapi saya lupa saya berada di Malang. Biarpun di siang hari tetap terasa sejuk. Hahaha!

Dengan harga 2000 ribu seporsi, tahu tahwa ini bisa lumayan mengenyangkan dan menghangatkan tubuh. Saya tidak tahu apakah memang penjual Tahu Tahwa ini berupa geroba dorong atau ada yang membuka warung sendiri. Karena walaupun terletak di pinggir jalan dan kami makan di trotoar, banyak sekali yang singgah makan. Mulai dari pekerja kantoran, ayah dan anak, sampai ibu-ibu. Berarti ini barang enak yah!

Perjalanan meninggalkan Malang saya lalui melalui Surabaya. Ditemani dengan keinginan bahwa suatu hari saya harus kembali ke Kota Malang untuk berjalan-jalan. Dan menikmati aneka jajanan khas Malang lainnya. Wait for me guys!

Fashion statement : have you choosing the right color?

One of the biggest problem for a man is choosing the suit for themself. This is important, because you are what you wear. For an example, you are a bank account. You must wear a shirt and a tie every day.

This is not a simple problem for a man. Sometimes we didn’t care about the color between the shirt and the tie. Or even with the pants! Using a blue shirt with the red tie, or using the brown pants with the green shirt. This is a nightmare. And how to fix the problem?

First, if you don’t have a girlfriend, than ask a help from your sister. Women always know how to get the right suit or the right tie for us. The reason is because we looking a shirt which comfortable with us. For women, not only comfortable, but a shirt must be eye catchy. Not only about the material, it’s also about the color, the style, even the details. So other people didn’t boring to stare at you. Just one problem when you go to mall with your girlfriend or your sister, they took a long time just for looking around! I know this is the hard part, but for your own sake just do it. So you can find the right color or the right style for you.

Second, go to your room and see what color from your room is the dominant. People say what the color from your room is the dominant color from your life. If you choosing white, you must be a simple man. If you have a grey color, than you are modern man. But don’t think that white is your color then you use white color from shirt, tie, even the pants! Nope. This is just the basic color! You can buy a white shirt and choosing the maroon tie with the black pants. Sometimes you must see the designers too. Because they mix a different color with their suit. There’s a broken white, a white sky, there’s a lot of combination color. With a different style too. You feel comfort with your suit and the other people is also comfort when they near you.

The last thing you must care is about the weather. Is it a spring, winter, or the rainy season. Why this is important? You can’t wear a dark suit in the spring or in the summer. That’s too weird. The color that you can use in the spring is the bright color and chose the right material. If you are spending your time with your family, you can use the cargo pants with the brown color and white t-shirt. You can use it as a dress code for the summer with all family member. In the winter or the rainy season you must use a little bit dark color such as broken maroon, dark brown, even black. You must have a coat, a scarf with the same color too. So you didn’t get a difficult when you want to use it.

So, I hope there’s no more problem with the suit or the pants that you want to wear. Wherever you go, whatever the time, you can find your own color in your own suit.

Woman and their sixth sense of clothes

I always adore woman and their sense of fashion. Maybe it's natural gift for them? Woman always know how to mix and match. Using the right color and the right size.

At this time we can't say work at the office just for man only. Nowadays the woman have a same position with the man. And that's why almost woman have their own suit. To handle a meeting with the client, to assign a task, and doing a lot more. Of course the clothes are comfortable and fashionable also.

Even though the pressure is same, woman can do the job like man do. After work hour, woman still have some time to spent their time with friends. I know it sound ridiculous, but it seems woman have their own sense about their suit. So they don't get bother if they have to go to the party after work hour. They always have a second clothes, and they always great! Woman can use it for works and use it too for the party.

In the weekend, woman know how to enjoy the time. Off course with using the right clothes too. Woman always know what to wear when try want to go the mall, playing with the children in the park, or just a little gossip time with the others. Woman's key is just one. Using the right clothes at the right time.

Now I know how they can spend a lot of time just to choose what they want to wear. It makes them more beautiful.

Redecorate your room with the right lamps

1:47 PM | Posted by iQko

There's so many ways people increase their mood if talking about redecorate their house. But the most reason that people always use is they get bored with the situation. We always want to a new situation, a new design, a new stuff in our house.

If you don't have enough money to redecorate all the room you can change one by one stuff. One simple thing that we can do is changing the lamps. We can choose the right lightning depends the type of the room and design. From the living room, the kitchen, untill the bathroom.

We need to see where is the favourite spot in our house. Is it in the table, in the living room, in front of the television, or even in the bed. Because this is help us to make decision what kind of lamps we want to use. We must combine the type and colour of the light with other property.

You can use table lamps if you are used to study in the table. Maybe the light from the main lamps is can't help you to read your book. Sometimes the shadow from our head is fall in the book that we read. That's why we need one lamps in the table.

If you want some unique lamps, you can use a torchieres. You can put it besides your main door. So your guest can see it first when they came to your house. Don't forget to choose the same colors with the doors.

Now, with just a new lamps and lamps shades, you can find a new situation in your house.


Pria Panggilan

9:49 AM , | Posted by iQko

Cukup banyak orang ternyata yang merespon status yang saya tuliskan di Facebook 2 hari yang lalu. Apa statusnya?

”masih lebih senang HTS an.”

Hahaha! Banyak yang berkomentarlah. Macam-macam pula. Ada yang ngajakin HTS juga, ada pula yang hanya sekedar tertawa. Tapi yang paling meradang adalah DIA. Yang sudah pedekate selama satu bulan terakhir. Berbagi cerita dan berbagi mimpi. Eh ujung-ujungnya saya malah ngeset status seperti itu. Maaf. Saya masih menikmati menjadi pria panggilan. Dipanggil sana sini untuk membuat orang lain bahagia.

Pria panggilan. Itulah julukan yang disodorkan kepadaku oleh tante anna. Tentu saja dalam konteks ini, saya adalah orang yang ready go. Ditelpon ayo! Kemana saja dan kapan saja. Tapi tentu saja ini hanya berlaku dalam weekend saja. Jangan harap deh kalau waktu ngantor saya mau diajak kesana kemari. Bisa dipecat saya! Haha! Dan perjalanan menembus weekend 2 hari kemarin terbayar sudah. Berbagi cerita dan berbagi tawa dengan para sahabat.

Hari I

Sabtu, 27 Juni 2009. 11. 59 AM.
Pemanggil : Nanie

Kasus : mencarikan kado dan kue ulang tahun buat Mus. Kayaknya memang sudah menjadi kebiasaan, ada yang ulang tahu harus dirayakan. Jadilah kami menembus belantara tamalanrea (halah!) di jam 12 siang untuk mencari kue dan kado tersebut. Rute kami adalah Mtos, pintu 2, Candy Cake di pengayoman, Zazil Bakery di pettarani. Rupanya yang terjauh yang menang. Kami dapat Cake dengan harga lumayan di Zazil. Jam 4 balik lagi ke kantor. Pyuh!

Sabtu, 27 Juni 2009. 18. 06 PM.
Pemanggil : Mus

Kasus : ya, saya bisa dibooking oleh siapa saja. Gak peduli cewek, cowok, tante ataupun om. Kali ini Mus mau ngajak makan. Emang sih sudah ada rencana mau diajak jalan tapi berhubung dia datang ke kantor bersama tuan-puterinya-yang-tidak-penting, saya jadi malas. Mending pulang. Tapi rencana batal. Rute berikutnya adalah makan-makan bersama anak AM. Hore! Saya menunggu di CV Dewi saja. Mau mandi dulu, sekalian melihat Sobel juga.

Sabtu, 27 Juni 2009. 19. 03
Pemanggil : Nuri

Kasus : Sebuah sms masuk di inbox saya,
”Ball, dimanako? Nonton yuk”. Sebuah titah yang tidak bisa ditolak. Saya kemudian sms balik untuk menjemputnya habis acara makan. Nonton midnight saja.

Sabtu, 27 Juni 2009. 19. 06
Pemanggil : Vita

Kasus : masih sms lagi. Tujuan? Ngajak nonton transformer juga. Cuma bukan hari sabtu. Minggu depannya saja. Saya tidak membalas. Takut membuat janji. Hehehe.

Sabtu, 27 Juni 2009. 19. 21
Pemanggil : Tanta Anna

Kasus : masih di CV Dewi. Sudah siap berangkat. Sudah makan cemilan kripik apel dan kripik nangka dari malang. Dia mnegajak nonton transformer juga. Katanya biar sama teman-teman yang lain. Belum menjawab juga. Enaknya pergi sama sapa yah?

Perjalanan kami di malam minggu diwarnai dengan tawa dan gilagilaan di Bumbu Desa. Kami sudah mutar-mutar mall panakkukang, semua tempat makan penuh! Tapi biarlah, banyak yang ”enak” dilihat juga kok di bumbu desa. Haha. Yang paling gila adalah kami saling baku tantang. Ani memberikan satu potong kue untuk akang pelayannya, saya memberikan satu potong juga untuk mbak-mbak geulisnya. Alhasil kami diperhatikan oleh semua pengunjung Bumbu Desa malam itu. plus orang-orang yang berlalu lalang di depan. Biarlah! Yang penting senang-senang!