Pria Panggilan

Cukup banyak orang ternyata yang merespon status yang saya tuliskan di Facebook 2 hari yang lalu. Apa statusnya?

”masih lebih senang HTS an.”

Hahaha! Banyak yang berkomentarlah. Macam-macam pula. Ada yang ngajakin HTS juga, ada pula yang hanya sekedar tertawa. Tapi yang paling meradang adalah DIA. Yang sudah pedekate selama satu bulan terakhir. Berbagi cerita dan berbagi mimpi. Eh ujung-ujungnya saya malah ngeset status seperti itu. Maaf. Saya masih menikmati menjadi pria panggilan. Dipanggil sana sini untuk membuat orang lain bahagia.

Pria panggilan. Itulah julukan yang disodorkan kepadaku oleh tante anna. Tentu saja dalam konteks ini, saya adalah orang yang ready go. Ditelpon ayo! Kemana saja dan kapan saja. Tapi tentu saja ini hanya berlaku dalam weekend saja. Jangan harap deh kalau waktu ngantor saya mau diajak kesana kemari. Bisa dipecat saya! Haha! Dan perjalanan menembus weekend 2 hari kemarin terbayar sudah. Berbagi cerita dan berbagi tawa dengan para sahabat.

Hari I

Sabtu, 27 Juni 2009. 11. 59 AM.
Pemanggil : Nanie

Kasus : mencarikan kado dan kue ulang tahun buat Mus. Kayaknya memang sudah menjadi kebiasaan, ada yang ulang tahu harus dirayakan. Jadilah kami menembus belantara tamalanrea (halah!) di jam 12 siang untuk mencari kue dan kado tersebut. Rute kami adalah Mtos, pintu 2, Candy Cake di pengayoman, Zazil Bakery di pettarani. Rupanya yang terjauh yang menang. Kami dapat Cake dengan harga lumayan di Zazil. Jam 4 balik lagi ke kantor. Pyuh!

Sabtu, 27 Juni 2009. 18. 06 PM.
Pemanggil : Mus

Kasus : ya, saya bisa dibooking oleh siapa saja. Gak peduli cewek, cowok, tante ataupun om. Kali ini Mus mau ngajak makan. Emang sih sudah ada rencana mau diajak jalan tapi berhubung dia datang ke kantor bersama tuan-puterinya-yang-tidak-penting, saya jadi malas. Mending pulang. Tapi rencana batal. Rute berikutnya adalah makan-makan bersama anak AM. Hore! Saya menunggu di CV Dewi saja. Mau mandi dulu, sekalian melihat Sobel juga.

Sabtu, 27 Juni 2009. 19. 03
Pemanggil : Nuri

Kasus : Sebuah sms masuk di inbox saya,
”Ball, dimanako? Nonton yuk”. Sebuah titah yang tidak bisa ditolak. Saya kemudian sms balik untuk menjemputnya habis acara makan. Nonton midnight saja.

Sabtu, 27 Juni 2009. 19. 06
Pemanggil : Vita

Kasus : masih sms lagi. Tujuan? Ngajak nonton transformer juga. Cuma bukan hari sabtu. Minggu depannya saja. Saya tidak membalas. Takut membuat janji. Hehehe.

Sabtu, 27 Juni 2009. 19. 21
Pemanggil : Tanta Anna

Kasus : masih di CV Dewi. Sudah siap berangkat. Sudah makan cemilan kripik apel dan kripik nangka dari malang. Dia mnegajak nonton transformer juga. Katanya biar sama teman-teman yang lain. Belum menjawab juga. Enaknya pergi sama sapa yah?

Perjalanan kami di malam minggu diwarnai dengan tawa dan gilagilaan di Bumbu Desa. Kami sudah mutar-mutar mall panakkukang, semua tempat makan penuh! Tapi biarlah, banyak yang ”enak” dilihat juga kok di bumbu desa. Haha. Yang paling gila adalah kami saling baku tantang. Ani memberikan satu potong kue untuk akang pelayannya, saya memberikan satu potong juga untuk mbak-mbak geulisnya. Alhasil kami diperhatikan oleh semua pengunjung Bumbu Desa malam itu. plus orang-orang yang berlalu lalang di depan. Biarlah! Yang penting senang-senang!

3 Comments to Pria Panggilan

Anonymous
11:10 AM

MAN 4 MAN MASSAGE
HOTSOFT


087 857 862 861
082 139 152 496




"PANDU"
MASSAGE UNTUK LAKI-LAKI
FULL BODY NAKED RELAKSASI
ABSOLUTLY HOT STUFF
CLEAN and HANDSOME

SURABAYA
087 857 862 861
082 139 152 496

silahkan klik alamat di bawah ini / copy di browser anda
http://massagelaki-laki.blogspot.com

Anonymous
10:07 AM

nemu lapak dvd yg mantap…
buruan cek it dot, lengkap koleksinya..
http://www.filmgadogado.blogspot.com/

Nice article, very useful information.


Massage In Park Meadows